Tebing Keraton Bandung Indonesia

Tebing Keraton Bandung telah menjadi idola duo baru bagi wisatawan lokal dan non-urban. Tempat ini juga populer sebagai selfie, langsung atau bersama teman, setelah banyak orang tersebar di berbagai media sosial. Tidak ada yang tahu, pemandangannya begitu indah dan menakjubkan.

Tebing Keraton adalah tempat yang sempurna untuk melihat keindahan Bandung dalam sekejap. Keindahan Bandung dapat dilihat dari tujuan-tujuan ini ketika cuaca cerah. Kecantikan sudah terlihat dalam perjalanan menuju Tebing Keraton Bandung. Latar belakang hutan hijau yang menghadap ke Bandung, tidak diragukan lagi adalah galeri bagi pengunjung. Di sana Anda dapat menikmati panorama kehijauan, menciptakan suasana yang tenang, udara segar, dan pemandangan yang menakjubkan adalah tempat yang tepat untuk menghilangkan kepenatan dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan kota.

Anda dapat pergi ke situs Tebing Keraton, yang terletak di Dago ahli atau di Taman Hutan Ir H Juanda. Kemudian belok kanan dari Gerbang Dago Pakar dan mulai perjalanan Anda menuju lereng istana.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Bandung, cukup berjalan di Jalan Dago sampai Anda mencapai Simpang Dago (MacDonald). Setelah itu, terus naik dan menjadi Taman Hutan Tahoura. Simpang Dago, masih perlu menggunakan transportasi umum untuk melintasi Stasiun Dago. Setelah Anda menyeberangi Stasiun Transportasi Umum Dago, ada jalan satu arah yang turun (kiri) dan naik (kanan), naik (kanan) dan kemudian terus berpartisipasi secara umum. Baca juga: 5 Tempat Makan Romantis di Bandung

Pintu masuk ke Forrest Park dari Simpang tidak jauh dari Simpang dan Alfamart cukup dekat. Anda akan melihat ke kiri dan jalan agak kecil, tetapi ada banyak kendaraan yang melintas. Jalan membawa Anda ke taman hutan. Gerbang Tahura hanya berjarak 5 km, di jalur berbatu dan beberapa perjalanan pendakian.

Anda melewati rumah-rumah besar dan desa di sebuah kios dengan tanda yang cukup besar di bawah julukan Warban Bandrek. Perjalanannya masih jauh dari selesai, saat ia mendaki tanjakan dan jalan berbatu ke tempat pertama, langsung di Cliff Palace. Meski tidak hebat, sepeda motor dan mobil bisa diparkir di sini. Anda hanya perlu berjalan kurang dari lima menit di sepanjang lereng ini. Biaya parkir untuk 10.000 mobil di situs ini, entri wisatawan lokal adalah 11.000 rupee dan 76.000 untuk wisatawan asing. Baca juga: 10 tempat terindah di alam di Bandung

Jika Anda berada di Tebing Keraton, Bandung untuk akhir pekan, jangan lupa mampir ke bar trendi bernama Cafe D ‘. Nikmati lingkungan gunung sambil makan makanan ringan yang lezat. Anda dapat melakukannya di sini untuk bersantai dari Sabtu hingga Minggu.
Ada tempat yang bagus untuk berkumpul di sekitar lereng bangunan ini. Nama tempat itu adalah D ‘Cafe. Bar ini tidak hanya makan chinchulines, tetapi juga menawarkan pemandangan yang sangat indah. Daerah hijau subur di Taman Hutan Ir H Juanda ini benar-benar luar biasa, dan tentu saja udara pegunungan yang segar. Baca juga: Fungsi 6 Favorit Kuliner Muda Bandung
Di Stasiun Taman Hotan Raya di Jalan Juanda. Sebelum memasuki gerbang jalan kedua di sebelah kanan, pergi dan ikuti jalan. Sekitar 300 meter sebelum Bandrek Point ada pintu kayu dengan joglo di sebelah kiri jalan. Dr kopi ini. Lihat juga: daftar lengkap tujuan wisata
Tebing Keraton Bandung tampaknya menjadi populer di kalangan warga Bandung. Karena banyak orang datang untuk mengambil gambar dengan latar belakang yang indah. Menyaksikan matahari terbenam atau matahari terbenam dari tebing sangat menyenangkan dan menarik banyak wisatawan di sore hari.